Minggu, 01 November 2015

Pengenalan Akun Akuntansi



Pengenalan Akun Akuntansi
( Dilengkapi Bahas Inggris )

A.      Akun Riil ( Real Accounts ) : dilaporkan dalam neraca
1.    Harta/aktiva ( Assets )
a.      Aktiva lancar ( current assets )
Ø  Kas (cash)
Ø  Surat – surat berharga (marketable securities)
Ø  Deposito jangka pendek (deposito)
Ø  Wesel tagih/piutang wesel (notes receivable)
Ø  Piutang usaha (account receivable)
Ø  Persediaan barang dagang (marchandise inventory)
Ø  Perlengkapan (supplies)
Ø  Beban dibayar di muka (prepaid expense)
Ø  Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenues)
b.      Harta investasi ( investment assets )
c.       Aktiva tetap berwujud (tangible fixed assets)
Ø  Peralatan (equipment)
Ø  Bangunan (building)
Ø  Tanah (land)
Ø  Kendaraan (mobile)
d.      Aktiva tetap tidak berwujud (intangible fixed assets)
Ø  Nama baik (goodwill)
Ø  Paten (patens)
Ø  Hak cipta (copyright)
Ø  Biaya pendirian (organization cost)
Ø  Hak pemegang sewa dalam jangka panjang (lease hold)
Ø  Hak monopoli untuk usaha (franchises)
Ø  Royalti (royalty)
Ø  Merek dagang (trade mark)
2.    Utang/Kewajiban ( Liabilities ) terdiri atas sebagai berikut :
a.      Utang lancar (current liabilities)
· Utang dagang (account payable)
· Utang wesel (notes payable)
· Beban yang masih harus dibayar (accrued expense)
· Pendapatan diterima di muka (unearned revenue)
b.      Utang jangka panjang (long term liabilities)
· Utang obligasi (bond payable)
· Utang hipotek (mortgage notes payable)

3.      Modal ( Capital ) terdiri atas:
·         Modal Andi (untuk perusahaan perseorangan)
·         Modal saham (capital stock)
·         Laba yang ditahan (retained earnings/retained income)
·         Pengambilan pribadi/prive (drawing)
·         Laba yang dibagikan pada pemegang saham (dividen)
·         Ikhitsar laba rugi (income summary)

B.    Akun Nominal ( Nominal Accounts ) : dilaporkan dalam laba/rugi
1.    Akun penghasilan ( Income ) terdiri atas :
·      Pendapatan operasional (operating revenues)
·      Pendapatan lain – lain (other revenues)
2.    Akun beban ( Expenses )
·      Beban operasional (operating expenses)
·      Beban administrasi dan umum (general and administration expenses)
·      Beban lain – lain (other expenses)
·      Beban luar biasa (ordinary out expenses)

Pembuatan Kode Akun Akuntansi
Pengkodean akun dilakukan untuk memudahkan pencatatan, pengikhtisaran, dan penyajian laporan keuangan. Sistem penyusunan kode akun dilakukan dengan cara sebagai berikut :
A.   Sistem Kode Numerical : pengkodean akun dengan menggunakan angka mulai 1 sampai dengan   9. Dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.    Disusun menurut angka berurutan :
101-109
Aktiva Tidak Tetap
111-119
Aktiva Tetap
101
Kas
111
Tanah
102
Piutang Dagang
112
Gedung
103
Perlengkapan
113
Kendaraan
104
Persediaan Barang Dagang
114
Akumulasi penyusutan kendaraan
105
Asuransi dibayar di muka
115
Peralatan
106
Sewa dibayar di muka
116
Akumulasi penyusutan peralatan

2.      Disusun menurut kelompok akun ( Group )
·         Nama akun            : Kas  (1)
1
1
0
1
·         Kelompok               : Harta (1)
·         Subkelompok          : Harta Lancar (0)
·         Nomor urut akun   : (1)


3.      Disusun menurut Blok ( Blok Code )
Blok Akun
Kode Blok
Aktiva
100-199
Kewajiban
200-299
Modal
300-399
Penghasilan
400-499
Beban
500-599


Blok aktiva

Aktiva lancar
100-129
Aktiva investasi
130-149
Aktiva tetap berwujud
150-179
Aktiva tetap tidak berwujud
180-189
Aktiva lain-lain
190-199


Blok aktiva lancar

Kas dan bank
100-109
a.      Kas
100
b.      Kas kecil
101
c.       Bank Mandiri
102
d.      Dan seterusnya
.............

B.   Sistem Kode Desimal : mengklasifikasikan akun menurut kelompok.
1.      Akun dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu :
Kelompok 0 : Akun Aktiva lancar
Kelompok 1 : Akun Aktiva tetap
Kelompok 2 : Akun Utang lancar
Kelompok 3 : Akun Utang jangka panjang
Kelompok 4 : Akun modal
Kelompok 5 : Akun Pendapatan
Kelompok 6 : Akun beban
Kelompok 7 : Akun pembelian
Kelompok 8 : Akun penjualan
Kelompok 9 : Akun pendapatan lain-lain

2.      Kelompok dibagi menjadi beberapa golongan, yaitu :
Contoh kelompok 1 : Akun aktiva lancar
Golongan                   : 10 Kas dan Bank
                                     11 Piutang
3.      Golongan dibagi menjadi beberapa jenis, misalnya golongan aktiva lancar (11)
Jenis                           : 111 Piutang wesel
                                     112 Piutang sewa
                                    113 Piutang usaha



C.   Sistem kode mnomenik : dilakukan dengan menggunakan huruf, biasanya huruf yang digunakan
                                          adalah huruf awal dari setiap akun agar mudah diingat, contoh :
 Blok akun
Kode Blok
Aktiva
A
Kewajiban
K
Modal
M
Penghasilan
P
Beban
B


Aktiva

Aktiva lancar
AL
Aktiva investasi
AI
Aktiva tetap berwujud
ATB
Aktiva tetap tidak berwujud
ATTB
Aktiva lain-lain
ALL


Aktiva lancar

a.      Kas
AL-K
b.      Piutang usaha
AL-PU
c.       Perlengkapan
AL-P
d.      Dan seterusnya
....................


Willy
XII IPS 2

1 komentar:

  1. Software Akuntansi

    bagaimana bila perusahaan itu memiliki dua divisi, misalnya pemasaran & finance, dan perusahaan menggunakan beberapa akun yang dobel seperti akun kas kecil ada dua, untuk penomorannya bagaimana yaa?
    Mohon bantuannya, terima kasih

    BalasHapus