Selasa, 27 Oktober 2015

7 FAUNA LANGKA DI INDONESIA


7 FAUNA LANGKA DI INDONESIA
Indonesia terkenal dengan kekayaan fauna. Termasuk fauna langka juga terdapat di Indonesia. Sudah menjadi penyakit kronis di negara-negara berkembang terjadi perburuan hewan-hewan langka. Masalahnya klasik, ekonomi. Di pasar luar negeri, karena memang langka, harga jual hewan-hewan ini menyilaukan mata para pemburu. Untuk itulah Indonesia membuat suatu undang-undang yang mengatur hewan langka yang dilindungi di Indonesia. Berikut adalah 7 fauna langka di Indonesia beserta penjelasannya.
1.    Orang Utan (Pongo pygmaeus)


Ciri khas hewan langka ini ialah mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan jenis kera lain. Buah-buahan adalah makanan utama dan juga kesukaannya. Di Indonesia, wilayah penyebarannya adalah dataran rendah juga hutan hujan tropis di pulau Kalimantan.

2.    Badak Bercula Satu (Rhinoceras sundaicus)


Adalah salah satu hewan langka khas Indonesia. Walau sekarang sudah tidak banyak, hanya sekitar 50 ekor saja dapat ditemukan di hutan ujung kulon. Merupakan hewan herbivora pemakan daun-daunan.

3.    Badak Bercula Dua (Dicerorhinus sumatrensis)

Hampir mirip dengan badak bercula satu, hanya cula dibagian depan yang berjumlah dua. Hanya di temukan di wilayah Sumatera.



4.    Musang Congkok (Prionodon linsang)

Dengan berat mencapai 5 kg dan mempunyai panjang sekitar 71 cm hewan ini cukup gesit untuk memanjat pepohonan. Di temukan di wilayah pegunungan Aceh dan Sumatera Barat. Mamalia kecil dan beberapa jenis serangga adalah makanan kesukaannya.


5.    Tarsius (Tarsius bancanus)

Dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Mempunyai berat tubuh antara 80-140 gram dan panjang Cuma 12-15 cm cukup layak bila disebut primata terkecil. Walaupun mempunyai sepasang mata yang besar yang ukurannya melebihi volume otaknya tapi hanya dapat digunakan pada malam hari saja. Mirip dengan burung hantu Kepulauan Riau, Kepulauan Kalimantan dan Sumatera bagian selatan juga tenggara adalah habitat aslinya.


6.    Ikan Belida (Notopetrus chitala)

Dengan panjang tubuh mencapai 87,5 cm dan berat tubuh dapat mencapai 1 kg, cukup besar untuk ukuran ikan air tawar. Bentuk tubuhnya seperti pisau dan makanan kesukaannya adalah ikan-ikan kecil juga udang. Perairan air tawar di wilayah Jawa dan Kalimantan merupakan habitat aslinya.





7.    Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Memprihatinkan karena jumlah semua harimau Sumatera hanya tinggal sekitar 500 ekor. Penebangan hutan yang serampangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya harimau ini. Hanya terdapat di hutan Sumatera.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar